Mabes Polri Tetapkan Pimpinan KPK Sebagai Tersangka
Mabes Polri menetapkan Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto sebagai tersangka Rabu dini hari tadi. Tuduhannya adalah penyalahgunaan wewenang. Kedua pimpinan KPK itu akan menyusul Antasari Azhar yang lebih dulu sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan otak pembunuhan. Praktis saat ini hanya tinggal dua pimpinan KPK yang belum jadi tersangka, yakni M Jasin dan Haryono Umar. Akankah mereka berdua akan menyusul di-tersangka-kan oleh Mabes Polri?
Koruptor pasti bersuka ria. Mengalahkan kesenangan berhari Lebaran yang tinggal beberapa hari ke depan. Mereka mendapatkan “suporter” baru, yang uniknya berasal dari pihak yang selama ini menyidik mereka. Ibarat suporter sepak bola sebagai pemain kedua belas di lapangan, “dukungan” Mabes Polri yang menetapkan pimpinan KPK sebagai tersangka jelas akan membuat para Koruptor semakin indah menggiring bola di lapangan becek lahan korupsi yang banyak tersebar di Indonesia. Melebihi kehebatan Messi dan Ronaldo menggiring bola melewati pertahanan lawan.
Namun sebagai kuda hitam yang sudah teruji merontokkan jaksa, bupati, gubernur, anggota DPR, bahkan mantan Kapolri, jelas KPK tidak akan menyerah begitu saja. Lapisan pertahanan KPK pasti akan berjuang habis2an menghadapi serbuan koruptor dan “suporter” nya. Tentunya dukungan suporter KPK akan sangat membantu perjuangan KPK itu. Akankah para suporter KPK bisa membantu untuk membalikkan keadaan??? Supaya para koruptor tidak merajalela di Indonesia tercinta ini.
Sumeleh oh Sumeleh…
Bulan lalu aku nggak pernah tahu kata sumeleh, dengar aja tak pernah. Kalopun memori pelajaran bahasa daerah semasa SD dan SMP aku putar ulang, aku tetap yakin tak akan muncul kata sumeleh. Namun saat aku baca buku GO jawapos, kutemukan kata itu. Sifat dari Eric Samola yang sumeleh, begitu tulis Dahlan Iskan.
Oh ya, selama di Surabaya 3 bulan ini, Dahlan Iskan jadi favoritku. Bagaimana tidak, 6 bukunya semua aku punya dan sudah finish membacanya. Tulisannya yang berbentuk cerita, sangat mengasyikkan untuk diikuti, bahkan terasa sayang kalo ditinggalkan. Pelajaran hidup dan info berharga seringkali kutemukan dalam tulisannya.
Ketika kata sumeleh muncul, aku jadi penasaran. Apa sih artinya? Pentingkah kata sumeleh untuk mencapai sukses? Tapi pikiran itu menguap begitu saja, bersama hembusan pikiran2 lain. Kesan pertama sudah menggoda, namun tak nyantol di hati.
Nah saat koran beberapa hari yang lalu, kata sumeleh kutemukan lagi. Butet menuliskan, pada diri WS Rendra ada sifat sumeleh. Di Eric ada sumeleh, di Rendra juga. Aku jadi penasaran, apa sih sumeleh itu?
Pasrah, menerima apa adanya. Ah masak itu sih definisinya? Eric lho gigih dlm ekspansi bisnis, pekerja keras. Rendra malah pendobrak jaman, kritis, jauh dr kesan pasrah. Masak sifat2 yg sudah umum dketahui itu didefiniskan sbg pasrah oleh Dahlan dan Butet? Lha kalo sifat mereka itu dibilang pasrah, trus gak pasrahnya kaya apa?
Mungkin sumeleh itu tawakkal kali. Berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai impian, tg hasilnya itu sudah digariskan Nya. Toh semua adalah yang terbaik. Itu mungkin lebih cocok dalam mendefinisikan sumeleh. PASRAH dengan kapital di semua huruf, mulai P sampai H.
Saatnya SMK Membuktikan
Secara umum siswa pembelajar bisa dikategorikan menjadi dua kelompok besar. Satu kelompok yang suka dengan teori dan mencintai ”hitungan”, serta kelompok lain yang hobi praktek dan membutuhkan keterampilan. Keduanya tidak bisa diperbandingkan mana yang lebih baik, karena kecenderungan lebih menyukai praktek daripada teori atau sebaliknya merupakan karakter khas yang melekat pada diri masing-masing pembelajar.
Tidak bisa dipungkiri, dan juga bukan hal yang memalukan, bahwa sebagian besar pembelajar di tingkat menengah ”alergi” dengan mata pelajaran eksak yang penuh dengan rumus dan tidak jelas aplikasinya. Toh kemudahan mendapatkan (dan membuat) pekerjaan tidak melulu butuh hafalan rumus-rumus. Alasan itu yang sering kita dengar dari siswa.
Retakan dan Tanggul (Situ Gintung)
Kira-kira sebulan lalu terjadi bencana situ gintung yang menelan korban cukup banyak. Kami turut prihatin atas terjadinya hal itu. Dikatakan di beberapa media bahwa penyebab bencana adalah retakan yang terjadi di tanggul. Bahkan retakan-retakan bisa terlihat secara kasat mata sebelum terjadinya bencana. Mengenaskan…
Ada sebuah website menarik, tentang retakan dan tanggul.
http://www.simscience.org/cracks/
Website ini menarik karena disertai gambar, animasi, dan video. Penjelasannya pun disesuaikan untuk tingkat beginner, intermediate, dan advance. Sangat mudah dipahami dan bermanfaat…Coba deh. Semoga bisa memperkaya pengetahuan kita.
Ke depan semoga tidak terulang lagi bencana yang sama di tanggul-tanggul lainnya. Apalagi kalo penyebabnya retakan, yang kasat mata lagi.
Cerita tentang Thesis
Alhamdulillah, sore tadi ditengah hujan rintik-rintik oral defense sudah saya lalui dengan hasil yang tidak mengecewakan. Postingan kali ini saya ingin cerita tentang thesis yang saya kerjakan. Siapa tau ada yang tertarik, sehingga kita bisa diskusi lebih dalam. Saya juga paksakan ambil hikmah2 yang bisa dipetik dari apa yang saya kerjakan. Semoga bermanfaat…
Jamak diketahui bahwa problem engineering, khususnya di Mechanical bisa diselesaikan dengan 3 pendekatan: Eksperiment, Numerical, and Analytical. 2 pendekatan pertama sudah sering kita dengar, bahkan saat ini kita bisa jadi terlibat di dalamnya. Kebetulan riset kami memakai pendekatan no 3 dan 2, analytical dan numerical, untuk menyelesaikan bermacam problem tentang hubungan antara crack (retakan) dengan multi layered media (gampangannya bisa dibilang composite material). Prof bilang, hanya butuh kertas dan pena untuk riset dengan pendekatan analytical.
Membiasakan Menulis Lagi
Udah lamaaaaa banget blog cak alief ditinggalkan sama pemiliknya tanpa alasan yang jelas. Untung gak ada yang protes dan menggugat, hehe… Kayaknya ini kali yang ketiga, blog tidak diupdate selama berbulan-bulan, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Menandakan kalo penulisnya memang kurang istiqomah, hehe… Karena memang namanya Alief Wikarta, bukan Alief Istiqomah.
Jari-jemari ini terasa berat untuk menyusun kata demi kata. Meskipun waktu itu ada, keinginan yang susah dipaksakan. Meskipun tiap hari konek internet, yang dibrowsing malah lainnya. Man-teman blogger laen masih pada aktif gak ya? Bis ini coba jalan-jalan dulu ah ke blog mereka. Menyambung silaturahim bisa membuka pintu rejeki, hehe….
KM Teratai Prima Tenggelam

Ilustrasi kapal tenggelam
Sedih rasanya membaca dan melihat berita tentang kapal motor Teratai Prima yang tenggelam di selat Makassar. Dari 200 penumpang yang ada di kapal, masih 18 orang saja yang sudah ditemukan selamat, sedangkan sisanya belum diketahui. Ini adalah musibah kapal pertama kalinya di tahun 2009, namun sudah menjadi yang kesekian kalinya dalam dunia perhubungan laut Indonesia.
Tentunya kita belum lupa musibah yang terjadi akhir 2006, saat Kapal Senopati Nusantara yang mengangkut ratusan penumpang tenggelam di laut Jawa. Cuaca buruk diduga menjadi penyebab kecelakaan. Ditambah dengan minimnya sekoci penyelamat dan kurang diperhatikannya faktor keselamatan menjadikan ratusan korban tak bisa dihindari.
‘Bersih-bersih Sampah’ 2008
Seharian ini aku ndekem di kamar aja karena lagi ada kerjaan penting, mbersihkan sampah-sampah digital yang ada di laptop
Targetku harddisk laptop bisa kosong 50% lha, supaya bisa siap dimasukkin file2 lain sepanjang 2009 nanti. Sekalian menata folder2 yang sudah saling sikut-sikutan karena lama gak dibuka
Setelah klik sana-sini, tengok sini-situ, cabut ini-itu… Rasanya kok gak mungkin ya bisa kosong 50%… Lha wong file film aja udah mengakuisisi 30% harddisk dan itu banyak yang belum aku liat. Apalagi itu film baru-baru juga, aku gak bisa sering liat karena lagi sibuk riset…
Riset tentang Laser Diode Coupling
Jika sampean ingin tahu lebih detail, silahkan baca artikelnya (in english) dan kontak orangnya, Joni Welman Simatupang di e-mail : M9602801@mail.ntust.edu.tw
Laser Diode Coupling to Fiber Optic Communication
by: Joni Welman Simatupang, NTUST
