Archive for the 'ke-suroboyo-an' Category

Liburan Rek…

Ada bermacam cara digunakan orang untuk mengisi waktu liburnya. Kalo bagi saya, merasakan hidangan Indonesia, baca novel, dan maen game merupakan paduan yang asyik untuk mengisi liburan semester ini.

Gak terasa novel laskar pelangi, sang pemimpi, dan edensor sudah khatam bacanya. Gak terasa nikmatnya pecel, lontong balap, bakso kepala sapi, rawon, bali, sambel terong sudah mampir di lidah. Gak terasa asyiknya bermain call of duty, medal of honor, winning eleven, black hawk down sudah mengisi waktu luangku.

Tinggal 2 minggu lagi di Surabaya, bermacam novel lain, makanan khas dan jenis game harus sudah dirasakan dulu ini, hehe… Padahal ada tugas dari Profesor untuk memahami complex function in elasticity, tapi biarlah dia menunggu dulu. Aku masih ingin menikmati liburan yang tiap hari gerimis dan hujan ini…

Antri Daging Qurban

Alhamdulillah idul adha akan segera datang. Insya allah di Taipei sholat id akan diadakan pada hari Rabu 19 Desember 2007 jam 8.00 waktu setempat. Saya jadi teringat memori 7 tahunan yang lalu saat masih ‘alim’ sebagai remaja masjid di Surabaya

moco terusane…

Pindah Koordinat

Insya allah ketika postingan ini tampil, saya sedang berada dalam sebuah ruangan yang dingin dan melihat ke sekeliling hanyalah orang yang tertidur atau hanya melihat gumpalan awan yang gelap. Atau mungkin tidak lama lagi (kalo beruntung dapat tempat duduk strategis), saya akan dapat melihat matahari dengan malu-malu mulai menampakkan wajahnya.

Karena saat itu saya sedang pindah koordinat dari koordinat 7° LS,  112° BT bertranslasi ke koordinat 25° LU, 121° BT (Hayo berapa matriks translasinya?) :D

moco terusane…

Foto Kebakaran di Basuki Rachmat

kebakaran

Tadi malam pas pulang dari kampus, jalanan di daerah polisi istimewa, dr soetomo, darmo, sampai urip sumoharjo, macet-cet… Gara-garanya adalah ada kebakaran di sebuah dealer sepeda motor di jalan Basuki Rachmat. Bagi yang pernah di/ ke Surabaya, pasti bisa mbayangkan betapa ruwetnya situasi lalu lintas tadi malam, karena Basuki Rachmat adalah jantungnya kota Surabaya.

moco terusane…

Bursa Buku Kompas Gramedia di Royal Plaza

Pas baca koran Kompas Jatim beberapa hari yang lalu, ada sebuah iklan bursa buku murah dengan diskon sd 80%. Bursa buku ini diadakan tanggal 29 Januari sampe 4 Pebruari 2007 oleh Kompas Gramedia dan bertempat di Royal Plaza, Surabaya. Tau kan Royal Plaza??? Dekatnya RSI itu lho, di jalan Ahmad Yani. Kalo dari arah Waru, pas mau naik ke jembatan layang Wonokromo, liat ke sebelah kiri, pasti ada Royal Plaza :)

moco terusane…

DENGKUL: Demam Nge-TUKUL

Di rumah saya lagi ada trend meniru ucapan-ucapan si Tukul, pembawa acara Empat Mata di TRANS 7. Di papan untuk nyatet pesan telpon tertulis kata NDESO dengan huruf yang lumayan besar. Padahal gak ada pesan telpon yang berbunyi demikian. Adik saya, si Hadi, sekarang juga dipanggil KATROK gara-gara ada 2 pelajaran sekolah yang harus remidi. Ini dikarenakan dia akan berhenti belajar ketika jam 22.00 untuk melihat Tukul dengan Empat Mata nya.

Bahkan saya sendiri juga pernah menuliskan KEMBALI KE LAPTOP ketika memposting Chelsea (akan) menang. Pokoknya saat ini semua anggota keluarga saya benar-benar lagi terserang penyakit DENGKUL : Demam nge-TUKUL.

KOMPAS pun tidak ketinggalan kena DENGKUL, lihat gambar di bawah ini ada kartun lucu yang saya scan dari SUKRIBO nya KOMPAS. 

moco terusane…

Pameran Pendidikan Jepang 2007 di Surabaya

Ini ada informasi yang disebarkan oleh JASSO Indonesia tentang Pameran Pendidikan Jepang tahun 2007. Saya dapat infonya dari mailist beasiswa. Saya potong dan tempel beberapa kalimat, supaya layak dikonsumsi bagi cak dan ning para blogger.

Pameran Pendidikan Jepang tahun 2007 akan dilaksanakan di 2 kota, Surabaya dan Jakarta. Untuk di Surabaya sendiri, pameran akan dilaksanakan di Ballroom JW. Marriot pada tgl. 3 Februari ‘07 mulai pukul 10.00 - 16.00 (hanya 1 hari).

marriot1       marriot2         map marriot

moco terusane…

Bambu runcing lagi di”ongoti”

Sebagai satu-satunya kota pahlawan di dunia, Surabaya memiliki “simbol” kepahlawan… Ialah monumen bambu runcing yang berada di jalan PB Sudirman yang menjadi simbol tersebut. Monumen itu tepat di perempatan, deketnya TAIS Nasution, depannya Restoran…. apa ya aku kok lupa namanya, dan penanda jalan kalo mau ke PMI Jatim.

Beberapa minggu ini, bambu runcing sebanyak 3 buah itu tidak seperti biasanya. Semburan air mancur tidak lagi keluar dari dalam bambu. Maklum saja, bambu runcingnya lagi di”ongoti”. Ngerti artine di”ongoti”???

Kata ngo”ngoti” biasa dipake untuk menunjukkan kegiatan meruncingkan pensil kayu, supaya kalo dibuat nulis tidak terbentuk huruf yang tebel-tebel… Alat yang dipakai untuk ngo”ngoti” disebut dengan “ongotan”. Kalo lagi di toko alat tulis dan bilang, aku mau beli “ongotan”, penjualnya pasti tahu….

Nah, bayangkan kalo monumen bambu runcing yang cukup besar itu lagi di”ongoti” (lagi “diruncingkan”). Jangan dibayangkan, wah tambah seruncing apa jadinya ntar, tapi bayangkan ongotan apa yang akan dipakai??? :) Penasaran… liat aja langsung ke Bambu Runcing….

Kali Banyu Urib diperkuat…

Anda pernah ke Surabaya ? Anda pernah ke Girilaya ? Anda pernah ke kawasan ….. ? Kalo pernah, Anda pasti pernah lewat kali Banyu Urib…. Cuman memang namanya kurang setenar kawasan ….. :)

Sakjanya “jalan raya” yang berada di samping kali Banyu Urib merupakan jalan yang menghubungkan Surabaya Pusat dan Surabaya Barat. Jadi jalan dan kali Banyu Urib memegang peranan penting sebagai “pintu masuk” pembangunan di daerah Surabaya Barat.

Sayangnya kalo musim hujan, jalan ini selalu langganan banjir. Salah satu penyebabnya adalah “rembesan” dari kali Banyu Urib itu. Maka tak heran kalo sekarang Pemkot lagi memperkuat bantaran / sisi2 kali supaya tidak “bocor” ke jalan…

Mungkin juga sekalian untuk memperindah jalan masuk ke kawasan ….. Meskipun dengan tindakan itu banyak PKL di sepanjang bantaran kali yang harus tergusur…

Halaman Berikutnya »