Prestasi dan Budi Pekerti
Tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2011 adalah ”Pendidikan Karakter sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa”. Sebagai pilar kebangkitan bangsa, pendidikan karakter yang dimaksud paling tidak mencakup 2 makna. Pertama adalah karakter yang berarti santun, berbudi pekerti, berakhlak mulia, sebagaimana pada umumnya karakter dimaknai. Serta yang kedua, yang tidak kalah pentingnya adalah memaknai karakter sebagai rasa penasaran intelektual, ingin mengetahui lebih dalam, yang ujungnya melahirkan prestasi intelektual.
Kami kira itulah kurang lebih maksud dari sub tema Hardiknas tahun ini ”Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti”. Yang jika diartikan dalam konteks PPI Taiwan berarti ”Terkemuka dan Transparan”. Maksudnya adalah menjadikan terkemuka sebagai raihan prestasi, ataupun sebaliknya dengan prestasi maka menjadi terkemuka. Serta menjunjung nilai-nilai transparansi sebagai komponen utama budi pekerti dalam aktifitas PPI Taiwan.
Mengenang John A Wheeler

Fisika sedang berduka, John Archibald Wheeler, bapak dari black hole meninggal dunia pada usia 96 tahun. Wheeler dikenal oleh Fisikawan karena sumbangsihnya dalam bidang: particle physics, nuclear fission, general relativity, geometrodynamics, dan quantum gravity.
Rehat Sejenak
Pas lagi cari bahan kuliah Elasticity, eh malah nemu kartun di atas. Karena lucu dan menarik, jadi tak pasang ke blog.
Sampean punya pengalaman sebagai siapa? yang cowok atau cewek? Atau bukan keduanya?
Tapi bagaimanapun kartun di atas bukan contoh perbuatan terpuji lho…
Buku Sakti ‘Schaum’s Outline’
Sudah lama saya gak baca buku ‘normal’. 2 bulan terakhir ini saya lebih sering baca text book, bahan kuliah, dan buku sakti ‘Schaum’s Outline’. Saya bilang buku sakti karena dari buku itulah saya bisa tahu jawaban dari homework, soal kuis yang akan keluar, dan soal ujian yang akan diujikan. Kesaktiannya sudah teruji sejak saya masih undergraduate (4.5 tahun), ngajar (2 tahun), dan graduate (2 bulan). Sampean sudah tau kesaktiannya? Kalo belum ini tak beritahu….
Profesornya Marah-Marah
Kemaren sore adalah saatnya kuliah mendengarkan. Kuliah 0 sks mendengarkan ‘laporan kemajuan’ dari mahasiswa PhD tentang disertasi mereka. Awalnya kuliah berjalan seperti biasa, ada 2 orang kandidat Doktor yang presentasi dan kemudian dilanjutkan tanya-jawab oleh Profesor pendamping. Setelah orang ke-2 presentasi yang terjadi kemudian adalah ‘petaka’. Profesornya gak tanya jawab, malah marah-marah ke mahasiswa….

