Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Tumpengan di Taman Teknik Mesin

k Selepas upacara bendera kemaren, di jurusan Teknik Mesin diadakan sukuran. Bertempat di taman Mesin, sukuran itu berlangsung sederhana tapi meriah. 2 tumpeng berukuran sedang diletakkan di meja-meja batu yang biasanya dipake “mbacem” mhs. Kursi-kursi kayu yang ada di kelas, dipasang berjajar di bawah pagar besi untuk tempat duduk puluhan dosen, karyawan dan mahasiswa yang datang waktu itu.

Tak ketinggalam pula seorang penyanyi dan pemain keyboards mengiringi acara sukuran itu mulai awal hingga buyar. Sukuran dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh pak herman dan diserahkan ke “sesepuh” pak narko. Kemudian makan nasi tumpeng dengan gaya khas arek Mesin, royokan, gak mahasiswa, gak dosene podo ae🙂

pembukaan 17an

Setelah sarapan usai, acara diisi dengan nyanyi2, dan saat itulah “keajaiban” terjadi. MC acara, p sujud, tiba-tiba memanggil satu persatu dosen baru, untuk perkenalan katanya….. Saya, leles, wahyu, yunus dan coirul berjajar di tengah taman Mesin dengan mesam-mesem. Setelah dikenalkan, tibalah saat “keajaiban” itu.

vivat mesin

P yogi moro-moro mbengok, ayo vivat mesin sekalian nyanyi mars mesin…. Waduh kaget juga rasanya, wis lama saya gak pernah vivat mesin apalagi mars mesin…. Seingat saya, terakhir nyanyi lagu “perjuangan” itu pas jadi pengurus himpunan 2 tahun lalu. Tapi ketika aba-aba sudah diberikan, secara refleks vivat mesin itu muncul juga, seakan aliran darah di seluruh tubuh ini mendorong saya untuk bervivat dan bermars mesin dengan penuh semangat….. Padahal waktu itu diliat oleh dosen, karyawan dan mahasiswa lho… Tapi anehnya saya gak isin blas…. Cuma uuuuuisiiiiiinnnnn banget.

Setelah vivat, seorang teman saya diminta untuk menceritakan alasannya kok jadi dosen. Baru saja dia mulai dengan kata “alasan saya….”, tiba-tiba ada teriakan yang memotong perkataannya “toeflmu piro? Ayo nggawe bahasa inggris!” suara pak buditem membuat para “penonton” semakin bergemuruh…… Tapi sayangnya gak ada yang ngereken teriakan itu…

joget

Akhirnya “keajaiban” itu diakhiri dengan permintaan berjoget untuk mengiringi penyanyi yang melantunkan lagu goyang dombret…. Karena gak bisa njoget, saya sih hanya tepuk tangan saja sambil sesekali menggoyangkan kaki sebagai prasayarat. Wah bener-bener kacau pokoknya. Kalo difilmkan mungkin bisa masuk acara “tak kasi tawa” di TV7 :) Tumpengan… tumpengan… benar-benar membuat orang merdeka……..

Agustus 18, 2006 - Posted by | ke-"mesin"-an

2 Komentar »

  1. lief kamu kan dosen design yah….
    gue bisa minta profile generasi lab design boleh kagak?

    Komentar oleh adi yusuf | Februari 14, 2007 | Balas

  2. Vivat Mesin!!! Kangen rek dengar lagu Mars Mesin, kalo ada rekaman atau videonya mbok ya tolong diupload di youtube

    Komentar oleh sudarmaji | November 23, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: