Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

PMDK Kemitraan, Bermitra dengan Siapa?

Judul di atas saya dapatkan ketika diskusi dengan seorang dosen senior di jurusan Teknik Mesin. Di awal diskusi dosen senior tersebut mengungkapkan keprihatinannya tentang kualitas mhs dan orang tua ITS saat ini. Bahkan beliau menceritakan ada orang tua mhs PMDK Kemitraan (selanjutnya disingkat PMDK-K) yang mendatangi salah seorang dosen dengan memberikan segepok uang supaya anaknya tidak ter DO dari ITS. Suatu hal yang ironis, mengingat beberapa minggu lalu, ITS baru menerima puluhan mhs lewat PMDK berbeasiswa.

Dari keprihatinan itu, lantas senior saya menanyakan, mereka mhs PMDK-K kuliah di sini itu atas kehendak pribadi atau kehendak orang tuanya sih? Apa karena status bapaknya yang pegawai dari perusahaan mitra ITS, jadi mereka kuliah di ITS? Bukan karena kerja keras dan kemauan sendiri? Kalo itu yang terjadi, maka hukum alam mengajari kita, “tanpa kerja keras hasil yang dicapai tidak akan pernah memuaskan”.

Dari diskusi itu saya kepikiran, sebenarnya yang sekarang ini dilakukan oleh ITS itu bermitra dengan siapa sih? Kalo bermitra dengan perusahaan, mestinya ada keuntungan yang didapat oleh keduanya….

Kayaknya lebih cenderung bermitra dengan pegawai perusahaan kok, kalo gitu kenapa gak langsung aja dibuka untuk umum, jadi namanya PMDK-Umum.

Atau kalo memang pingin bermitra dengan perusahaan, ya dibuat kemitraan yang ‘benar’. Misal dengan membiayai mhs ITS yang lolos lewat SPMB tapi kategori tidak mampu secara ekonomi. Setelah mhs itu lulus, diwajibkan bekerja di perusahaan tsb, jadi semacam ikatan dinas gitu.

Hal semacam ini kayaknya sudah diaksanakan oleh ITS bekerjasama dengan pemda di dareah Indonesia bagian timur. Atau mungkin bisa juga dengan mix kedua model tsb. Contoh : perusahaan A membiayai 25 mhs yang lolos dari SPMB (ikatan dinas) dan 25 mhs yang lain diambil dari anak karyawan di perusahaan itu. Tapi seleksinya juga harus distandartkan dengan SPMB, atau program pre-engineeringnya dibuat dengan tujuan dan pola pembelajaran yang benar.

Semoga saja ke depan, program PMDK-K ini semakin baik dan mendatangkan manfaat buat ITS dan perusahaan mitra.

September 21, 2006 - Posted by | ke-ITS-an

5 Komentar »

  1. petrokimia gresik mitra ITS nggak??

    bagaimana cara ndaftar PMDK Kemitraan 2008 dan kapan?

    thanks be4..

    Komentar oleh diggy | Januari 19, 2008 | Balas

  2. # diggy:

    silahkan sampean lihat infonya di link berikut:
    http://www.its.ac.id/pendaftaran_pmdk.php

    Komentar oleh alief | Januari 19, 2008 | Balas

  3. aku masuk lewat kemitraan. ntah sombng ato kurang bersyukur. aku g pernah menganggap aku masuk its. paradigma anak kemitraan yang modal duit doank tp otak kosong bener2 menggangu aku. setelah diterimapun aku masih ikut intensif SPMB dll. cz aku yakin takdirku di ITB dan masuk kesitu sebagai seorang pemenang dalam perang, bukan pecundang seperti yang aku jalani slama ini. aku muak dengan semua ini. mending aku tidak kulah daripada hrus masuk its secara memuakkan. maaf, harga diriku tinggi…cz aku seorang lelaki

    Komentar oleh [bAd] | April 30, 2008 | Balas

  4. sya siswi dr sekolah swasta . dan sya dminta oleh org tua untk ikt kemitraan its . tp sya sangad tidak yakin dg kmampuan sya seandainya dtrima dsna . dan sya jg tidak kuad dg tekanan yg dperuntk kan mhsiswi kemitraan . apa dalam pengajarannya dibedakan mhsiswi dg jalur SPMB dg kemitraan . krna (maaf) mahasiswi kmitraan sering di cap bodoh .

    Komentar oleh rany | Oktober 9, 2009 | Balas

  5. Maaf ya cak Arif,
    Saya sebagai seorang perantauan dari Surabaya ke Kaltim untuk mencari penghidupan yang layak, sebenarnya juga ikut sependapat dg Sampeyan tetapi saya jga ingin menambahkan juga bgaimana perasaan kami sbagai calon Ortu Siswa PMDK-K.
    Bgaimana Negara kita berubah jika semua hasil jeripayah pengorbanan seorang Pelajar tergadaikan dg iming2 uang semata, tetapi sebagai Ortu pastilah ingin memberikan yg terbaik bgi ank2nya dengan pendidikan yang tentunya berkualitas dan senantiasa berkembang (tentu saya tau pendidikan di Jawa pastilah lebih memadai di banding di sini), tetapi sebagai seorang asing (luar daerah) pastilah sulit jika ingin memasuki PTN Favorit sekelas ITS. Apakah salah jika kami ingin memanfaatkan kemudahan yang diberikan oleh Perusahaan kami toh itupun dengan pertimbangan anaknya mampu dan mau berusaha, karena kami sebagai pekerja tidak pernah mempergunakan Istilah Bodoh dan Hanya menggandalkan uang dalam mencapai keinginan kami. Kami tau meskipun siswa PMDK-K mungkin kemampuannya masih di bawah siswa yg lain tapi dengan belajar dan kemauan “Insya Allah” mereka bisa lulus dan membanggakan daerah mereka kelak.

    Komentar oleh Enalz | Oktober 12, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: