Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Meriksa STNK Otomatis

Kalo anda pengguna sepeda motor untuk transportasi pulang pergi kampus ITS maka mau gak mau anda semua pasti pernah berhenti di depan satpam untuk diperiksa STNK nya………….. Bukan hanya di parkiran lho ya, tapi juga di beberapa pintu masuk ITS juga. Sebuah langkah pengamanan yang cukup baik, mengingat di ITS sering terjadi kasus kehilangan sepeda motor.

Saya sih pernah sekali dua kali diperiksa juga STNK nya, kok jarang banget???? karena memang saya bukan pengguna motor dan kalopun menggunakan motor pinjeman kadang langsung aja tak lewati satpamnya dengan senyum dan sapa, “bos aku lewat kene ae yo…………” agak curang juga sih, tapi dikit kan………….

Nah, pas lagi liat para satpam memeriksa STNK itu, kasihan juga ya…….. Kenapa kok kasihan? Pertama, mereka harus rela menjalankan tugas dengan kepanasan dan mngkin sebentar lagi kehujanan, meski memang sudah ada tendanya sih. Kedua, mereka para satpam juga apa gak bosen ya, tiap hari kerjanya “ngeliatin” STNK trus, meskipun pasti juga ada shift nya.

Ketiga, saya kasihan sama “ibunda” ITS, di jaman teknologi gini, dan yang katanya ITS sudah pakai dan jadi koordinator ICT2 an, masak sih gak bisa mbuat teknologi yang gimana gitu untuk meriksa STNK otomatis……….. (saya sih juga gak bisa mbuat sebenere……………) 

Tahun lalu saya pernah denger presentasi dari mhs tentang sistem pengamanan parkir untuk mencegah kemalingan, dan seingat saya ada beberapa metode untuk itu, selain yang sekarang sudah ada. Kalo misal untuk meriksa STNK otomatis kira-kira bisa gak ya??? Ide saya seperti ini : Tetap ada satpam, tapi dia gak perlu ditengah jalan cukup di dalam pos pinggir jalan saja. Trus ada kamera mungkin supaya pengendara bisa menunjukkan STNK nya dan bisa diliat oleh satpam sambil ngecek ke plat motornya. pengendaranya juga gak perlu berhenti, asal STNK sudah disiapkan, maka dia cukup nunjukkan ke kamera sambil jalannya agak pelan, sehingga antrian bisa diminimalkan.

Lha kalo ada STNK yang gak pas sama plat motor, maka satpam tinggal menekan tombol dan motor yang bersangkutan langsung berhenti, misal karena banne digembosi, ada portal penghalang, dll.

Ada juga versi hematnya lho, kalo misal dianggap kamera dan tombol penghalang harganya cukup mahal dan ITS gak mampu beli…. Pake aja cermin yang disusun sedemikian rupa sehingga bisa berfungsi seperti kamera, asik kan……….🙂 Kemudian untuk keamanannya, pake aja pentungan satpam untuk dilempar ke pengendara yang STNK nya gak cocok dengan plat motor, heroik kan…………..🙂

November 3, 2006 - Posted by | ke-ITS-an |

1 Komentar »

  1. pertamax…setelah 5 tahun berlalu

    Mantaf Blog Pak Dosen

    Komentar oleh paimo | Februari 2, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: