Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Robot M Born Siap Berjuang

Musim robot telah tiba…… Setelah vacum hampir 10 tahun, di Teknik Mesin akhirnya ada juga robot yang selesai dirakit… Dan perjuangan mahasiswa, khususnya cak Rohman, memang benar-benar luar biasa untuk mewujudkan robot itu… Kalo lolos visitasi, robot itu nantinya akan diikutkan dalam Kontes Robot Indonesia (KRI), yang kalo gak salah akan diadakan di Surabaya.

robot1  robot 2

Bagaimana proses pembuatan robot, mekanismenya apa saja, pakai komponen elektrik dan bahasa program apa? Itu semua tidak akan dibahas dalam tulisan ini. Karena saya memang gak ngerti apa-apa :)  Tanya saja ke cak Rohman, cak Seno, dan punggawa-punggawa yang lain untuk hal itu. Dalam tulisan ini akan lebih banyak membahas kisah “sukses” dibalik terselesaikannya robot itu…

Robot yang diberi nama M Born, memang benar-benar telah terlahir (kembali)… Jauh sebelum sukses dari Poltek Elka ITS merajai dunia ke-robot-an di Indonesia, dulu di tahun 90-an, Teknik Mesin telah terkenal sebagai jagoannya membuat robot. Karena memang dalam mendesain robot, sebelum membahas elektrik maka mekanisme dari robot haruslah dibuat dulu, dan untuk itu diperlukan ilmu Mechanical Engineering (Teknik Mesin).

Namun ntah mengapa dunia ke-robot-an di Teknik Mesin mulai luntur, dan ketika saya masuk sebagai mahasiswa di tahun 2000, sudah tidak ada lagi kegiatan yang berbau-bau robot… Padahal di tahun 2000 adalah saat ramai-ramainya kontes robot yang diadakan oleh TVRI. Apa ini dikarenakan tidak adanya ahli robot di Mesin? Atau mungkin juga ada yang bilang, Mesin kan hubungane karo Oli, mosok iso nggawe robot….

Sebenarnya ahli robot di Teknik Mesin bukannya tidak ada, ada ahlinya, bahkan sangat ahli. Tapi kayaknya memang tidak ada perencanaan yang jelas dari jurusan untuk serius memasuki dunia ke-robot-an. Keinginan hanya sebatas keinginan dan selalu terpental kalo pembahasan sudah masuk ke rana komitmen…

Ada yang bilang itu dikarenakan minat mahasiswa yang kurang, dan proses kaderisasi punggawa robot yang terputus. Tapi ada juga yang bilang, sebenarnya mahasiswa itu berminat, namun karena gak ada yang mbimbing jadi ya gak jalan-jalan… Akhirnya klop sudah, ke-robot-an di teknik Mesin mati suri selama 1 dekade!

Dan secercah harapan mulai muncul ketika cak Hendro masuk ke Teknik Mesin. Proposal robot mulai dibuat dan dikirim mengikuti seleksi, meski belum bisa lolos. Mahasiswa mulai ikut ngutak-ngatik robot, dan ikutan training ke-robot-an di jurusan-jurusan sebelah. Jurusan pun, meski dengan berberat hati, mulai mensupport kegiatan ini. Hingga akhirnya setelah beberapa tahun mencari-cari pijakan untuk mendaki, tahun ini alhamdulillah Teknik Mesin bisa sukses membuat robot.

Namun perjuangan masih belum selesai, rute pendakian di depan masih berliku dan penuh rintangan. Mungkin masih diperlukan beberapa masa lagi sebelum puncak terlihat dengan mata telanjang. Tapi sebagai insan uber alles yang selalu siap menjadi yang terbaik, saya yakin tim M Born dan M M yang lain akan mampu melewatinya dan bisa menancapkan bendera Mesin di puncak tertinggi jagat ke-robot-an di Indonesia. Selamat berjuang…

Maret 16, 2007 - Posted by | ke-"mesin"-an |

11 Komentar »

  1. Selamat mencipta robot jangan sampai selamanya jadi robot lah kok mbulet. Sampean gak melok ta cak bikin robote.

    alief: aku gak ngerti opo-opo tentang robot…🙂

    Komentar oleh Helgeduelbek | Maret 16, 2007 | Balas

  2. Good luck, selamat berjuang untuk M Born teams. Kapan lagi mesin ITS bisa masuk koran. Disini saya hanya bisa bantu doa.

    Komentar oleh Ary | Maret 16, 2007 | Balas

  3. kalo seandainya semua jurusan di ITS atau polteknya bersatu… bisa2 ITS tetap menjadi juara dunia…
    kita masih terkotak2 dalam ranah masih2…
    misalnya mesin kuat dalam mekanika…
    elektro kuat dalam hal elektronika.. dsb
    seandainya disatukan kan bagus…
    seandainya rektor kita berfikir begitu, ….

    Komentar oleh arul | Maret 17, 2007 | Balas

  4. Bismillah,
    semoga lancar
    salam buat semua robot ITS

    Komentar oleh Nur Aini Rakhmawati | Maret 17, 2007 | Balas

  5. Wuih… mantap lah robot ITS. Setauku juara KRI tahun lalu dari Surabaya kan ya? Aku lupa kampus mana. Kemaren hanya sempet dukung doa buat temen-temen rombongan Bandung yang ikut KRI di Jakarta. Ayo semangat!

    Komentar oleh Goio | Maret 18, 2007 | Balas

  6. banyak orang pintar di negara ini yang ndak terpakai..masalahnya pinter ato ndak pinter penghargaannya sama saja. penghargaan bukan atas prestasi.

    Komentar oleh jtabah | Maret 18, 2007 | Balas

  7. ono ga robot sing duwe nurani? ben nggenteni wong temenan sing ga duwe nurani…halaah..

    ada mbak, tapi belum ada yang bisa mbuat… bingung kan…🙂

    Komentar oleh Evy | Maret 19, 2007 | Balas

  8. Semoga tim robot-nya sukses cak…
    Wah ganti wajah baru themeya cak…

    alief: amin.

    Komentar oleh Lintang | Maret 20, 2007 | Balas

  9. tampilan baru
    gambar /fotonya jadi tampak mungil
    gak kelihatan
    pertimbangannya…..?

    alief: biar gak mboseni…🙂

    Komentar oleh no name | Maret 21, 2007 | Balas

  10. Robot…., enak tuh palagi anak ME hehehhe…

    bener sih, saya sebagai mhs teknik mesin juga pernah ada kemauan mengenai bahasan yang satu ini, tapi itu tu… masalah klasik yang belum ada obatnya di indonesia ini,

    Hheehehh🙂 kirain di sumatra aja tuh masalah ne….
    g taunya ada dimana-mana….

    enak dunk boco nih artikel, bisa sharing dikit ama anak2 ME

    salam kenal dari Univ Sriwijaya

    Komentar oleh admin | Maret 29, 2007 | Balas

  11. apa program yang bagus dan praktis dalam pembuatan robot ???

    Komentar oleh endang budi s | Mei 21, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: