Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Ternyata Saya Orang yang Tidak Tanggung Jawab

Tadi malam pas jalan-jalan dengan teman (spesial) saya, dia bercerita (dengan ke-sedih-an) tentang pengalamannya selama berada di ruang bersalin Rumah Sakit. Dia mengatakan: kalo hamil itu penuh perjuangan penderitaan Lief. Banyak yang harus ditaruhkan, bukan hanya capek, bosan, susah tidur, tapi nyawa pun bisa melayang jika sembrono.

Dari ceritanya itu, saya pun ikut merasa sedih dan kepikiran sepanjang malam. Ternyata (meski sebagai seorang dosen) saya bukanlah orang yang tanggung jawab. Saya hanya berani ketika berbuat tetapi selalu mengelak saat dimintai tangung jawab. Paling banter saya hanya berani menjawab, tidak berani untuk menanggung.

Bayangkan saja, seorang dokter muda (seperti teman saya itu) harus rela bergadang 24 jam untuk siap kapanpun kalo ada pasien datang, apalagi yang sudah keburu mau mbrojol. Dia tidak dibayar, bahkan harus mbayar, dengan tanggung jawab yang begitu besar.

Belum lagi terus harus rutin mengecek kesehatan pasiennya itu, sing dingenekno lha, diapakno lha (saya gak hafal istilah-istilahnya). Apalagi kalo pasiennya ada trouble seperti hipertensi, pinggul sempit, dll (saya juga gak ngerti detailnya). Dia harus rutin ngecek tiap sekian jam kawatir ada apa-apa sama janinnya. Dan jika ada apa-apa, maka langkah operasi cesar (bener gak nulise) harus siap untuk dilakukan saat itu juga.

Selesai si bayi keluar pun kadang masih juga harus meladeni keluhan keluarga besar si pasien. Sing gak trimo lek dicesar ta, sing mangkel kok penanganannya gak cepet lha, dll. Pokoknya benar-benar penuh perjuangan pengorbanan ketika lagi “jatahnya” di ruang bersalin…. Tapi kata teman saya, itu semua belum ada apa-apanya Lief dibandingkan kalo ntar masuk ke bagian bedah ataupun interna, bisa-bisa seminggu gak pulang dan harus siap terus di RS (lha terus kapan jalan-jalane dong??).

Pikiran saya kemudian jadi melayang-layang ke cak Moki, mbak Evi, dan para dokter blogger lainnya. Mereka itu benar-benar luar biasa, sek sempat ngeblog dan kasih pencerahan untuk banyak orang (dengan gratisan lagi) tentang kesehatan, di tengah-tengah kesibukan mereka yang luar biasa. Lha lek saya??? wis ngaku dosen, tapi….

Lihat aja di blog ini, kategori ke-teknologi-an jarang sekali diupdate, tau alasannya? ya karena saya memang gak pernah mau belajar tentang teknologi terbaru, yang dipikirkan hanya blog dan rutinitas saja… Hal yang sama juga untuk kategori ke-science-an dan ke-numerik-an, malah cuman diisi 2 butir tulisan, kualitas tulisannya gak mutu pisan….

Dari cerita itu, saya kayaknya harus evaluasi diri untuk berani tanggung jawab dengan profesi kerjaan yang saya pilih ini. Tidak ketinggalan berita terbaru tentang teknologi, memahami ilmu mechanical dengan komprehensif, dan mengaplikasikannya untuk masyarakat luas, ialah kerjaan sejati saya, bukan yang lain. Ayo semangat Lief, belajar tanggung jawab dong !!!

April 19, 2007 - Posted by | ke-aku-an

14 Komentar »

  1. Emang Cak Alief tidak bertanggung jawab hehehehe
    *kabur ach sebelum cak Alief mencak2😀 *

    alief: kejarrrrr….😀

    Komentar oleh deking | April 19, 2007 | Balas

  2. sebenarnya bukan kepuasan yg kita cari tetapi kebermanfaatan diri kita buat orang lain….
    termasuk kepuasan profesi tetapi adalah kebermanfaatan profesi…🙂

    alief: setuju…

    Komentar oleh arul | April 19, 2007 | Balas

  3. he he he … idem
    di blogku yg kategori habitat, jarang bgt yg tulisannya bau2 sains di bidang jurusanku, cmn bbrp biji🙂

    ya, sindrom : bahwa apapun bs kita lakukan, kecuali bidang kita sendiri

    Komentar oleh Luthfi | April 19, 2007 | Balas

  4. Sing gak trimo lek dicesar ta,…

    Setahu saya kalau masalah persalinan, ada berkas yang ditandatangani oleh suami & istri tentang pernyataan penyerahan penanganan persalinan kepada RS.

    Sing penting ono sik kan cak?

    Komentar oleh Arief Fajar Nursyamsu | April 20, 2007 | Balas

  5. betul, kadang kita lupa, kita dianugerahi apa sama Tuhan…tp lupa memanfaatkan seoptimal nya….
    tp kita toh manusia juga kan

    Komentar oleh rusle | April 20, 2007 | Balas

  6. Cak Alief, jadi dosen tuh enak ga sih…?

    Komentar oleh mathematicse | April 22, 2007 | Balas

  7. memang mas tanggung jawab itu nggak gampang, apa ada sekolahnya ya..

    Komentar oleh peyek | April 25, 2007 | Balas

  8. nah lo udah ngelahirin, jadi siapa donk yang harus tanggung jawab??? hehehhe canda cak. lha wong saya sendiri pun belum satu buah tulisanpun tentang fisika atau keguruan hehehhe makasih dah diingetin

    Komentar oleh kangguru | April 25, 2007 | Balas

  9. # Luthfi:
    ayo kita lawan sindrom itu…

    #Arief Fajar:
    ya katanya memang suami istri sudah ok, yang gak trima malah ortu, mertu, mbah, paklek, bulek, dll🙂

    #Rusle:
    karena kita manusia, maka harus terus berusaha…

    #mathematicse:
    enak cak, bisa belajar dan melakukan apa saja tanpa kawatir dimarahi bos🙂

    #peyek:
    sekolahnya ada di jalan pengalaman, kota sehari-hari🙂

    #kangguru:
    yang tanggung jawab ya dokternya, ngapain juga dieluarkan😀

    Komentar oleh alief | April 27, 2007 | Balas

  10. Pendaftaran Top-Posts Maret-April 2007 telah dibuka.
    Silakan daftarkan postingan Anda di http://muhshodiq.wordpress.com/2007/05/02/pendaftaran-top-posts-maret-april-2007/

    Komentar oleh M Shodiq Mustika | Mei 3, 2007 | Balas

  11. […] jawab. Demikian, pemikiran yang singgah di benakku ketika kusimak renungan diri Cak Alief, Ternyata Saya Orang yang Tidak Tanggung Jawab. (Ikut-ikutan cak alief yang nyebut diri pakai sebutan akrab “cak”, aku pun nyebut diri […]

    Ping balik oleh Duel Cak Alief vs Bung Shodiq « M Shodiq Mustika | Mei 8, 2007 | Balas

  12. jd lbh enak kl anonim ya cak..bebas ngomongnya..😀

    Komentar oleh Dani Iswara | Mei 25, 2007 | Balas

  13. hiks..hiks…jadi terharu

    Komentar oleh klikharry | Mei 26, 2007 | Balas

  14. […]    a. Ternyata Saya Orang yang Tidak Tanggung Jawab  […]

    Ping balik oleh Pemilihan Top-Posts Mar-Apr 2007 « M Shodiq Mustika | Mei 27, 2007 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: