Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Aku Harus Mencintaimu Ana…..

Ana….. sesungguhnya ku tak pernah mencintaimu
Ku malah ingin selalu menjauhimu
Tapi kenapa Dikau selalu terbayang dalam pikiranku?
 
Ana….. gara-gara kamu ujianku dapat 30
Gara-gara kamu homework ku gak pernah 100
Dikau selalu terbayang dalam pikiranku
 
Ana….. haruskah ku mencintai dirimu?
Seperti banyak orang telah jatuh cinta padamu?
Haruskah kuberikan diriku hanya untukmu?
 
Ana….. bersabarlah kau di sana
Saatnya akan segera tiba
Ku akan berikan segalanya untukmu
 
Karena,
Aku harus mencintaimu Ana…..

Note: Ditulis untuk Analitik, sebuah metode penyelesaian problem engineering yang terpaksa harus kupelajari dan kucintai. Padahal sebenarnya aku lebih jatuh cinta pada Numerik… 🙂

Desember 2, 2007 - Posted by | ke-aku-an, ke-kuliah-an, ke-puisi-an | , , ,

19 Komentar »

  1. hayyaaahhh …
    ketimbang nulis puisi kayak begini
    doakin Thesis iin aja😛

    Komentar oleh Nur Aini Rakhmawati | Desember 2, 2007 | Balas

  2. sudah kutebak… pasti analitik😀

    Komentar oleh nRa | Desember 3, 2007 | Balas

  3. hehehe😀
    kirain jatuh cinta beneran😀

    Komentar oleh GRaK | Desember 3, 2007 | Balas

  4. kekeke~

    Komentar oleh didut | Desember 3, 2007 | Balas

  5. Saya kira sampean jatuh cinta sama amoy yang bernama Anna Lee Tiek …. wakakakakakakkak.

    Komentar oleh Paijo | Desember 3, 2007 | Balas

  6. Wah.. kalo sy mah percaya cak alief lagi kangen sama seseorang di surabaya..a akhirnya “maksa” deh, ana=analitik.. idenya gokil😀 kekekeke..

    Jadi Ingat ANna Althannufisa dalam novel “ketika cinta bertasbih episode 2” karyanya kang abik..

    Nice cak…

    Komentar oleh ario | Desember 3, 2007 | Balas

  7. halah, ana maning kie.

    Komentar oleh qnewt | Desember 3, 2007 | Balas

  8. Walah, pasti ada ana lain selain analitik.😀

    Komentar oleh mufti | Desember 3, 2007 | Balas

  9. ana itu memang menggelitik
    walau sering sarkastik
    tapi namanya juga analitik
    perlu kesungguhan dalam selidik
    *dipaksain ajah*😆

    Komentar oleh ordinary | Desember 3, 2007 | Balas

  10. Mau nyebarin virus TBC dulu Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

    Komentar oleh aswaja | Desember 3, 2007 | Balas

  11. Nona Ana… Nona Ana….
    (lagu tempo doeloe by Ade Manuhutu)

    Ana Litik… Ana Litik…
    (lagu masa kini by Alief)

    Komentar oleh M Shodiq Mustika | Desember 3, 2007 | Balas

  12. Howalah cak….
    Aku dah mau komentar tentang sebuah kesetian. Tapi untung puisi ini kuselesaikan hingga kata analaitik, jadi ya ndak jadi bicara soal kesetiaan dan penantian.

    Suka tidak suka, itu memang harus dipelajari. nanti pasti ada kebergunaanya, semangat cak🙂

    Komentar oleh perempuan | Desember 4, 2007 | Balas

  13. Ani…

    Ani…

    Ani….

    Kurindu padamu…

    Whuahaha… (Opa Irama…)/

    Note: Anilitikikikiki…😀

    Komentar oleh mathematicse | Desember 4, 2007 | Balas

  14. eheum
    gak milih anum😛

    Komentar oleh Luthfi | Desember 4, 2007 | Balas

  15. # Nur Aini:
    Udah tak doain kok, tapi setelah nulis puisi ini🙂

    # nRa:
    soale kamu juga lagi mencintai Ana yo?🙂

    # GrAK:
    ya jatuh cintanya beneran nih, tapi bukan ke cewek bernama Ana🙂

    # Didut:
    hehe…

    # Paijo:
    haha…

    # Ario:
    hehe… kalo sama yang di Surabaya, jatuh cintanya tiap saat🙂

    # qnewt:🙂

    # mufti:
    setidaknya di komentar ini sudah ada 3 ana selain analitik, yaitu: Anna Lee Tiek, ANna Althannufisa, ana maning kie. wakakak…

    # ordinary:
    hehe…

    # aswaja:
    trims ya…

    # shodiq:
    haha…😀

    # perempuan:🙂 gpp kasih aja komentar tentang kesetiaan, saya memang sedang jatih cinta beneran kok🙂

    # mathematicse:
    wakakak….

    # luthfi:
    anum gak laku di sini🙂

    Komentar oleh alief | Desember 5, 2007 | Balas

  16. Wah mirip dengan wejangan guru pada siswanya.
    Kamu harus mencintai si Ika,
    dia cantik dan menarik lho, belum kenal aja…
    Ada yang kenal si Ika ?

    Komentar oleh kakanda | Desember 9, 2007 | Balas

  17. dikira lagi falling in lop🙂

    Komentar oleh roffi | Desember 11, 2007 | Balas

  18. wekekekke, ana seng nang kup-kraj V ta, cak?
    kemaren aku nongkrong ma dia seharian di its dan dimarahin dan memarahin dia karena hotspot its lagi rese, maintenance ( owalah… mangkane dicoba sampe njemawut g iso). luwih enak speedy-an nang omah ae, anget di tengah2 ujan yang menggila tak terkendali di sby ini, sementara dia pasti lagi merutuki referrat yang belum berakhir… ( owalah, re, liburan kok masuk, wakakaka ). yo wes, salam kenal ae cak lip

    Komentar oleh n1nna | Desember 21, 2007 | Balas

  19. # n1nna:
    hehe… kalo cinta sama yang di K-K-V itu gak cukup disampaikan lewat puisi…
    salam kenal kembali…

    Komentar oleh alief | Desember 21, 2007 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: