Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Polri Luncurkan e-Procurement

Ini ada berita bagus dari Polri. Biar imbang gitu, setelah aku posting tentang Anggodo, sekarang posting tentang Polri yang memberlakukan pengadaan barang/jasa secara elektronik. Biar praktek korupsi gak ada katanya (berarti selama ini ada donk, ada gak tersangkanya???) hehe… Ini beritanya dari Media Indonesia, monggo dibaca.

JAKARTA–MI: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Deputi Bidang Logistik menerapkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sebagai upaya untuk menekan praktik korupsi.

“Pemberlakukan pengadaan secara elektornik merupakan implementasi dari Instruksi Presiden untuk menekan dan upaya memberantas korupsi,” kata Deputi Polri bidang Logistik Inspektorat Jenderal Djoko Sardono di gedung pertemuan Deputi Logistik (Delog) Polri, Cipinang, Jakarta Timur, Senin (14/12). LPSE atau E-Procurement merupakan strategi besar Polri untuk meningkatkan pelayanan Polri terhadap masyarakat melalui keterbukaan informasi publik.

Djoko mengungkapkan Polri berkewajiban menyampaikan informasi secara terbuka dan transparan mengenai pengadaan barang dan jasa kepada masyarakat. Jenderal bintang dua ini menjelaskan pemberlakuan LPSE berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Kepala Polri Nomor 9 Tahun 2009 tentang Kewajiban Polri Menyampaikan Informasi kepada Masyarakat.

LPSE memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi untuk mengikuti segala kegiatan proses lelang proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polri melalui pemanfaatan fasilitas elektronik komunikasi dan internet. Guna menerapkan LPSE, Mabes Polri melalui Deputi bidang Logistik menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sementara itu, Deputi Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP Bappenas Prof. Himawan Adinegoro mengatakan penerapan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik bagian dari reformasi birokrasi dan menjadi barometer bagi pelayanan publik. Program LPSE mampu mengefektifkan proses lelang dan mampu mengembalikan sebesar Rp100 triliun yang hilang setiap tahunnya pada proses lelang pengadaan barang/jasa secara umum. (Ant/OL-04)

Desember 14, 2009 - Posted by | ke-polisi-an | , , ,

3 Komentar »

  1. eproc macam apapun kayaknya gak bakal lepas dari ‘main mata’ dan ‘main bawah meja’ selama mental orang2nya masih korup..

    Komentar oleh deteksi | Desember 15, 2009 | Balas

  2. ya namanya juga usaha cak… semoga aja polri bisa berubah, hehe…

    Komentar oleh alief | Desember 16, 2009 | Balas

  3. Kita lihat ke depan apa Polri mampu melaksanakan…

    Komentar oleh Agus_kuncoro | Desember 16, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: