Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Dia, Aku, dan Mereka

Dia memberikan keperluan yang Aku butuhkan

Aku justru iri hati dengan yang Mereka miliki

Mereka sendiri keliru memahami pemberian Dia

Mengapa Aku tidak mensyukuri pemberian Dia dengan sebaik-baiknya ya?

Dia menghadiahkan waktu yang Aku jalani

Aku justru sibuk dengan yang Mereka kerjakan

Mereka sendiri bodoh memaknai waktu Dia

Mengapa Aku tidak memanfaatkan waktu Dia dengan seproduktif mungkin ya?

Dia mencintai Aku dengan sepenuh hati

Aku justru benci dengan yang Mereka perbuat

Mereka sendiri sesuka hati menerjemahkan cinta Dia

Mengapa Aku tidak menghargai cinta Dia dengan sungguh-sungguh ya?

November 10, 2011 Posted by | ke-hidup-an, ke-puisi-an | , , | Tinggalkan komentar

Kursi Buat Profesor

Pagi tadi ada hal yang menarik perhatianku. Hal yang berulangkali terjadi, namun tak pernah ku amati selama ini. Ah kemana gerangan konsentrasiku selama ini? Masak tak tahu kalo di kelas tidak ada kursi buat Profesor.

moco terusane…

Maret 17, 2008 Posted by | ke-kuliah-an, ke-puisi-an | , , , | 6 Komentar

Aku Harus Mencintaimu Ana…..

Ana….. sesungguhnya ku tak pernah mencintaimu
Ku malah ingin selalu menjauhimu
Tapi kenapa Dikau selalu terbayang dalam pikiranku?
 
Ana….. gara-gara kamu ujianku dapat 30
Gara-gara kamu homework ku gak pernah 100
Dikau selalu terbayang dalam pikiranku
 
moco terusane…

Desember 2, 2007 Posted by | ke-aku-an, ke-kuliah-an, ke-puisi-an | , , , | 19 Komentar