Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

Klarifikasi Sebelum Share Berita

Teknik mengutip berita paling mutakhir masa kini

Wartawan(W)

Menteri (M)

W1 : Pak, bapak lebih suka ayam goreng apa gulai kambing?
M : Ayam goreng
W1 : Pakai tepung atau tidak pak?
M : Pakai tepung
W1 : Model ayam goreng KFC ya pak
M : Ya kurang lebih mirip begitulah..
Headline : Menteri M lebih suka ayam goreng KFC model Amerika dan tidak suka gulai kambing tradisional Indonesia..

moco terusane…

April 5, 2015 Posted by | ke-hidup-an, ke-indonesia-an | , , | 5 Komentar

Menyemai Kreator Peradaban

image

Ini bukan tergolong buku baru, tapi juga belum terlalu lama. Pas jalan di toga mas kok ngeliat ada buku ini, ya diambil saja. Kalo gak salah 9 tahun lalu terakhir saya baca bukunya pak nuh, ketika beliau jadi rektor. Eh sekarang pas jadi menteri juga masih sempat membuat buku. Sepertinya editornya sama, pak sukemi.

Dari buku ini saya ingin tahu tentang sekomprehensif apa sih pak nuh memahami permasalahan pendidikan dan solusi kreatif apa yang beliau punya. Tentu dengan posisinya sebagai menteri pak nuh bisa menguraikan lebih dalam apa saja masalah pendidikan kita. Tapi menteri bukan pengamat, selain tahu masalahnya apa, pak menteri juga harus bertindak menyelesaikan masalah itu.

moco terusane…

Juni 2, 2014 Posted by | ke-buku-an | 10 Komentar

Marketing for Turnaround

image

Saya beli buku ini karena tertarik dengan perkembangan Pos Indonesia. Apalagi penulisnya Pak Hermawan Kartajaya, yang beberapa bukunya pernah aku baca.

Setelah membaca buku tentang bagaimana Kereta Api dan Semen Indonesia mentransformasi perusahaan mereka, saya jadi tertarik untuk tahu transformasi Pos Indonesia. Karena secara nyata kita lihat ada perubahaan di kantor pos – kantor pos, gedungnya lebih kinclong. Pasti ada perubahan pula di dalamnya.

moco terusane…

Mei 16, 2014 Posted by | ke-buku-an | Tinggalkan komentar

Mengejar Kejar Paket C untuk Taiwan

Kemaren sore, penandatanganan MoU pelaksanaan Kejar Paket C antara PPI Taiwan dengan GITC-Hongkong berjalan lancar. Proses panjang yang dirintis oleh teman-teman PPI Taiwan selama 2 tahun terakhir ini terbayar, meski belum lunas. Semoga awal tahun depan, TKI-BMI sudah bisa mulai masuk “sekolah” lagi.

Berita dan penjelasan resmi tentunya nanti akan disampaikan oleh PPI Taiwan. Dalam hal ini Bang Ramzi dari eksekutif dan Titan dari legislatif yang punya wewenang penuh. Di sini saya hanya sebagai anggota yang ingin berbagi cerita, yang kebetulan kadang diajak ikutan ngejar-ngejar program Kejar Paket C ini. Jadi tentu cerita ini berdasar sudut pandang saya yang sangat subyektif. Kalo pingin yang obyektif dan berimbang, bulan depan bisa baca berita di Indosuara mungkin ya, tulisan reporter AP.

***

moco terusane…

November 15, 2012 Posted by | ke-indonesia-an, ke-taiwan-an | , , | 17 Komentar

Capaian Mahasiswa Universitas Terbuka di Taiwan

Berita gembira datang dari salah seorang mahasiswa semester 2 Universitas Terbuka di Taiwan. Beliau mendapatkan 2 perak dalam ajang “The Fourth World Cup Tai Chi Chuan Championship”.  Yang kemudian membawa nama Indonesia sebagai juara umum 2 setelah Perancis, dari 20 negara yang mengirimkan delegasi.

Sebuah prestasi yang sangat membanggakan sekaligus mengharukan. Seorang TKI, yang umumnya dipandang sebelah mata dan sarat permasalahan. Ternyata mampu mengharumkan nama bangsa.

moco terusane…

Oktober 13, 2012 Posted by | ke-kuliah-an, ke-opini-an, ke-taiwan-an | , , , , | 8 Komentar

Pemimpin yang Menjadi Diri Sendiri

Dalam banyak teori dan buku kepemimpinan, dikatakan seorang pemimpin itu harus bersikap melayani dan punya visi jauh ke depan. Dua hal itu, melayani dan bervisi, seringkali dijadikan nasehat oleh siapapun ke pemimpin. Dan tidak jarang menjadi tolak ukur keberhasilan seorang pemimpin. Kalo dia mau melayani sepenuh hati dan setiap saat, maka dibilang pemimpin yang berhasil. Kalo dia bervisi penuh terobosan untuk organisasi, maka kepemimpinannya dijamin sukses.

Melayani dan bervisi mudah diucapkan tapi seratus persen susah dilakukan. Kalo gak percaya, cobalah jadi pemimpin. Kalo setelah jadi pemimpin kamu masih ingin menjadi pemimpin di tempat lain, maka bisa dipastikan selama memimpin kamu tidak bisa melayani dan bervisi prima. Orang yang benar-benar melayani dan bervisi pasti merasa gagal ketika menjadi pemimpin. Karena melayani dan bervisi itu pekerjaan sepanjang hayat, tidak bisa selesai dalam satu tahun atau satu periode kepengurusan organisasi.

Melayani dan bervisi itu diawali dari diri sendiri. Kalo sejak awal sudah gagal melayani diri sendiri dan bervisi untuk diri sendiri. Maka tidak heran jika seorang itu pingin terus menjadi pemimpin di banyak tempat. Karena itu sebagai bentuk pelarian jati diri. Dia gagal menemukan cara untuk melayani dan bervisi untuk dirinya, maka dia mencarinya di tempat lain.

moco terusane…

Juni 24, 2012 Posted by | ke-opini-an | , , , | 6 Komentar

Pemimpin yang Apa Adanya

Menurut pengalaman dan pengamatanku, pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang apa adanya, bukan pemimpin yang ada apa-apanya. Kedua hal tersebut berbeda 180 derajat. Dan secara kasat mata akan mudah diamati oleh orang yang dipimpin.

Pemimpin yang apa adanya memiliki karakter utama jujur. Jujur pada diri sendiri, jujur dalam perkataan dan perbuatan. Ada seorang teman yang malang melintang memimpin bermacam organisasi, tapi terhadap dirinya sendiri dia tidak jujur. Dia tidak pernah mau mengakui bahwa kegagalannya dalam suatu hal itu dikarenakan memang sebagai manusia kita tidak sempurna. Dia selalu menyalahkan orang lain, selalu mencari kambing hitam.

moco terusane…

Juni 24, 2012 Posted by | ke-opini-an | , , , | Tinggalkan komentar

Paper Kedua dan Riset Unknown

Alhamdulillah, setelah 2 bulan lalu dinyatakan diterima, bulan ini publikasi paper kedua sudah bisa diliat dan diunduh lewat internet. Alamatnya di sini:

http://www.techscience.com/cmes/2012/v84n5_index.html

Kemaren aku juga buat daftar paperku yang terindeks di google scholar, lumayan lha untuk memudahkan dokumentasi. Alamatnya di sini:

http://scholar.google.com/citations?hl=en&user=nujCDmgAAAAJ

moco terusane…

Juni 21, 2012 Posted by | ke-riset-an, ke-taiwan-an | , , , | Tinggalkan komentar

TKI di Taiwan, Kuliah Saat Bekerja

Umumnya ada dua istilah yang berkenaan dengan kuliah dan bekerja, yakni kuliah sambil bekerja dan satunya lagi, bekerja sambil kuliah. Istilah kuliah sambil bekerja menunjukkan mahasiswa yang nyambi kerja. Profesi utamanya adalah mahasiswa dan untuk mendapatkan tambahan uang atau mencari pengalaman, mahasiswa itu bekerja paruh waktu.

Sedangkan istilah bekerja sambil kuliah menunjukkan seorang yang selama hari kerja dan jam kerja profesinya adalah pegawai atau wiraswasta dan saat hari libur atau jam istirahat, mereka meluangkan waktu untuk kuliah. Kuliah sambil bekerja ataupun bekerja sambil kuliah bukanlah hal yang mudah dilakukan setiap orang. Butuh ketekunan, disiplin, dan kemauan sekeras baja untuk membuat keduanya berhasil.

Di Taiwan saya mengamati adanya aktifitas baru terkait kuliah dan bekerja. Ada seorang pekerja yang tiap minggu tidak mendapatkan hari libur. Artinya di hari Minggu pun dia tetap harus bekerja seperti biasa layaknya di hari kerja. Namun hebatnya dia bisa ikutan kuliah layaknya kuliah sungguhan. Dia bisa menyimak dosennya mengajar, bisa pula mengajukan pertanyaan, berdiskusi dengan teman-temannya, dan hal-hal umum lainnya dalam suatu kuliah. Semua aktifitas perkuliahan itu dia lakukan bersamaan dengan dia bekerja.

Baca lebih lanjut

Maret 24, 2012 Posted by | Tak Berkategori | , , , , , , | 7 Komentar

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya