Blog cak alief

Tak pernah berhenti berjuang…

KKN : Kapok Ketemon Ngerepek

Minggu ini adalah awal Ujian Akhir Semester (UAS) di Teknik Mesin ITS. Hari ini adalah hari perdananya. Di sini, ujian dijaga sama karyawan, sedangkan dosen hanya “mengunjungi” ujian di 15 menit awal. Mungkin karena itu, banyak mahasiswa yang saling nyontoh bahkan ngerepek ketika ujian. Karena gak wedi karo karyawan.

Mungkin ada yang gak percaya kalo saya bilang mahasiswa di Mesin banyak yang contoan dan ngerepek saat ujian. Bahkan dosen-dosennya ada juga yang gak percaya… Tapi itulah kenyataannya, saya dulu pun juga mengalami hal serupa (jangan bilang siapa-siapa ya…) Posisi menentukan prestasi, gitu semboyannya….

Nah, hari ini kayaknya ada yang tidak beruntung. Seorang mahasiswi semester 3 buat kerepekan dan ketemon sama dosennya sendiri. Kapok kon!!!! Mungkin juga kerepekan itu belum sempat berjasa bagi dirinya dan teman-temannya, eh sudah ketauan dulu….

Sewaktu UTS yang lalu, mahasiswa saya juga ada 2 orang yang ketemon ngerepek. Sampai sekarang, nasibnya masih terkatung-katung… Mboh lulus ta gak arek iku, ato mungkin malah di del satu semester mata kuliah yang dia ambil. Kapok pisan kon!!!

Makanya kalo mau contoan dan ngerepek harus punya formula dan trik-trik khusus… Dan asal mengingatkan aja lho ya, itu adalah perbuatan dosa. Bagi mahasiswa di kelas saya, sejak awal selalu saya warning : berbuat curang saat ujian dan ketauan, sama saja dengan nilai E. Berbuat curang dan tidak ketauan, perbanyaklah istighfar kepada-Nya….

Januari 3, 2007 - Posted by | ke-"mesin"-an

3 Komentar »

  1. Mahsiswa tak jauh berbeda di mana pun berada. Wah cerita kita juga sama, bahkan saya juga dari tk. mesin. Namun saya selalu dijadikan rujukan dalam mengisi jawaban oleh teman-teman, nah dari sanalah saya bisa makan pangsit plus teh es.

    Amboi…

    Komentar oleh distrojablai | Januari 6, 2007 | Balas

  2. # distrojablai : berarti sampean termasuk “playmaker” andal dong🙂 Salam kenal dari saya Cak.

    Komentar oleh Alief | Januari 6, 2007 | Balas

  3. Nek aku koyo ngene cak:
    “Ngerepek/ngepek itu dosa haram. Kalo ndak segera bertobat, nilai yang kalian dapat itu haram. Berarti lulusnya haram. Dapet kerjanya berarti haram soale ijazahe haram. Sak mangan2e haram wong nggo duwit haram….. ”
    Wis arep ngopo meneh….😀

    Komentar oleh NolBuku | Januari 10, 2007 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: